Kontak

Kontak : nyaahkaalam@gmail.com

Minggu, 21 Desember 2025

Dipterocarpus retusus

Keruing Gunung/Pelahlar

Salah satu jenis pohon koleksi arboretum Nyaah ka Alam adalah Dipterocarpus retusus dengan nama lokal Keruing Gunung atau Pelahlar Minyak, yang merupakan salah satu jenis pohon niaga dari kelompok keruing. Jenis ini termasuk dalam suku merantimerantian Dipterocarpaceae. Pohonnya berbanir, tingginya mencapai 50 meter, garis tengah (diameter 150 meter). Batangnya tegak, lurus, dengan kulit luar yang berwarna abu-abu coklat dan mengelupas dalam kepingan besar.  

Daunnya tunggal, besar sekali, berbentuk jorong, agak berbulu. Perbungaan malai. Buahnya agak bulat, bersayap panjang dua dan sayap pendek tiga. Jenis ini terdapat di India, Burma, Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra,Jawa, Sumba, Sumbawa dan Timor. Tempat tumbuhnya hutan primer atau belukar tua, pada tanah liat, berpasir atau berbatu disepanjang sungai ataupun di tempat kering. Di daerah beriklim basah jenis ini tumbuh pada ketinggian 800-1300 meter di atas permukaan laut, sedangkan di daerah beriklim kering dapat tumbuh pada ketinggian 100 meter. Masa berbunga terjadi pada bulan Februari, Juni, September dan November dan masa berbuah pada bulan Januari, Februari, September dan November.

Kayu gubalnya tebal dan berwarna putih kekuningan sampai kuning tua. Keawetan dan kekuatan kayunya digolongkan dalam kelas III dan II, dan berat jenisnya 0,73.Kayu Pelahlar dapat dipakai sebagai bahan bangunan rumah, perahu dan kadang-kadang alat rumah tangga. Jenis ini belum pernah dibudidayakan kecuali penanaman beberapa pohon di Kebun Raya Bogor.

Selain dimanfaatkan kayunya keruing juga menghasilkan semacam oleoresin yang dikenal sebagai minyak keruing atau minyak lagan, akan tetapi hanya beberapa jenis saja yang mampu berproduksi dalam jumlah yang berarti untuk perdagangan. Secara local minyak ini digunakan untuk memakal (mendempul) perahu, sebagai pernis perabotan rumah atau dinding, serta sebagai obat luka atau sakit kulit tertentu. 

Status kelangkaan Dipterrocarpus retusus  Blume dalam IUCN Red List termasuk kategori Vulnerable (VU; Rentan) yang berarti spesies ini menghadapi resiko kepunahandi alam liar di waktuyangakan datang. 

Klasifikasi

Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Dilleniidae
Ordo: Theales
SpesiesDipterocarpus retusus Blume        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang Kami

Perempuan Berdaya dalam Ekonomi Lestari Budidaya Lebah Teuweul

Di Desa Gunung Tanjung, budidaya lebah teuweul bukan hanya tentang menghasilkan madu. Ia menjadi gerakan terpadu yang menghubungkan ekonomi ...